FE Unwar Cetak Sarjana Triple Plus

Fak. Ekonomi (FE) Unwar tampil beda dari fakultas sejenis di Bali. FE Unwar selangkah lebih maju yakni mencetak sarjana triple plus. Artinya, selain meraih gelar sarjana S-1 juga dipadati dengan keterampilan dan kompetensi perpajakan, ekspor impor dan perbankan. Juga materi Tax Centre dengan Brevet A dan Brevet B. Hal itu ditegaskan Dekan FE Unwar, Drs. Wayan Arjana,M.M., usai melepas mahasiswa PKL angkatan ke- 17, Rabu (20/7) kemarin.

Di samping itu lulusannya diberi pembekalan untuk lab perbankan, akuntansi dan manajemen. Yang penting lagi, kata Arjana, lulusannya diberikan kompetensi kewirausahaan dan AMT (achievment motivation training). Inilah yang ia sebut sebagai sarjana triple plus.

Sarjana triple plus ini sudah terbukti di lapangan dimana mahasiswanya sebelum tamat banyak yang dilamar dunia industri. Sebagian ada yang menolak karena ingin menyelesiakan studi S-1 dan S-2 di FE Unwar. Hal ini disebabkan FE Unwar tahun ini sukses mengantongi ijin penyelenggaraan S-2 Magister Manajemen (MM). Diharapkan mulai September ini pendaftaran sudah bisa dimulai karena pihaknya masih sedang menyusun struktur organisasi. Bahkan ia yakin peminatnya sangat potensial terutama bagi lulusan FE Unwar dan masyarakat umum yang sudah bekerja. Dengan demikian Desember sudah dilakukan martikulasi, dan kuliah perdana mulai Januari.

Ia menegaskan dunia industri sangat merasakan manfaat kehadiran mahasiswa PKL FE Unwar di instansinya. Justru mahasiswa PKL FE Unwar diacungi jempol oleh dunia industri karena disiplin, beretika dan menguasai bidang keahlian. Bahkan banyak permintaan mengalir ke fakultas yang meminta mahasiswa PKL, namun ia tak mau memaksakan karena syarat minimal mereka PKL harus memiliki 110 SKS. Apalagi materi PKL ini bisa dipakai penelitian lanjutan oleh mahasiswa untuk menyusun skripsi.

Model PKL FE Unwar juga berbeda, dimana tiap minggu mahasiswa mendapat job yang di-rolling tiap departemen. Misalnya sehabis di marketing ke akuntansi, manajemen dan pembekalan sehingga kemampuannya sangat komprehensif dalam bidang ekonomi. Kualitas mahasiswa PKL ini juga menentukan citra baik FE Unwar di masyarakat.

Ketua Panitia Ni Wayan Sitiari,S.E.,M.M, menambahkan PKL angkatan ke-17 ini diikuti 127 mahasiswa. Mereka diterjunkan di 30 instansi pemerintah dan swasta. Untuk instansi swasta terbanyak diterjunkan di sektor perbankan dan pajak sesuai nilai plus FE Unwar. Sebagian dari mereka pernah mengeyam pendidikan pajak Brevet A dan B.

Sitiari mengatakan mahasiswa berada di lokasi PKL selama delapan minggu dibimbing dua dosen. Sebelumnya mereka diberi pembekalan tentang falsafah magang, etika magang, teknis laporan dan informasi instansi tempat magang. (025)

Kerja Sama dengan Kanwil Pajak Unwar Jadi ”Tax Center” Bali

Universitas Warmadewa (Unwar) menandatangani nota kesepahaman dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Bali tentang pembentukan Tax Center, Jumat (17/9) kemarin, bertepatan dengan Dies Natalis ke-26 dan Wisuda Sarjana ke-41. Nota kesepahaman tersebut ditandatangani langsung Kepala Kanwil DJP Bali Drs. Zulfikar Thahar, M.Sc. dan Rektor Unwar Prof. Dr. I Made Sukarsa, S.E., M.S.

Ketua Lembaga Konsultasi Bisnis (LKB) Fakultas Ekonomi Warmadewa Dra. I Dewa Ayu Rumini, M.M. usai penandatanganan nota kesepahaman menjelaskan, tax center bertujuan untuk mewujudkan kesadaran dan kepedulian masyarakat dalam bidang perpajakan. Program yang ditawarkan tax center meliputi lima bidang yakni pelatihan, konsultasi, sosialisasi, pendidikan dan penyuluhan.

Dikatakan Dewa Ayu Rumini, tax center dikelola langsung Fakultas Ekonomi melalui LKB. LKB juga melaksanakan kegiatan pelatihan perpajakan Brevet A dan B terpadu dan sampai saat ini telah menamatkan dua angkatan. Untuk angkatan ketiga akan dilaksanakan Oktober ini dan disusul dengan pelatihan perpajakan Brevet C awal tahun depan.

Dijelaskan, Brevet A khusus untuk pajak individu, Brevet B untuk pajak badan, sedangkan Brevet C untuk pajak orang asing. Pelatihan untuk Brevet A dan B dilaksanakan selama empat bulan. Para peserta pelatihan setelah lulus akan mendapatkan sertifikat. ”Instruktur dari pelatihan ini langsung dari kantor pajak,” jelasnya.

Dalam operasionalnya tax center ini menyasar lembaga pemerintahan, lembaga pendidikan, hotel berbintang, perusahaan daerah, perusahaan swasta dan masyarakat lainnya. Tax center, tambah Ketua Lembaga Konsultasi Bisnis (LKB) Fakultas Ekonomi Warmadewa I Dewa Ayu Rumini, juga siap membantu memberikan konsultasi gratis bagi masyarakat terkait dengan perpajakan. ”Jadi masyarakat bisa datang langsung dan kami siap membantu hingga penanganannya,” jelasnya.

Untuk pelatihan dilaksanakan setiap hari Sabtu dan Minggu. Peserta tinggal mengisi formulir dan melengkapi persyaratan lainnya. Sedangkan materi pelatihan disesuaikan dengan perkembangan terbaru perpajakan. Program pelatihan brevet ini berguna bagi praktisi yakni karyawan pemerintah maupun swasta yang berkecimpung di bidang pajak dan akuntansi juga kalangan akademisi. (031)

BAKTI SOSIAL MAHASISWA (BSM) FE UNWAR

Sebanyak 250 orang mahasiswa Fe Unwar melakukan kegiatan bakti sosial di desa Pangsan Kecamatan Petang. Aksi sosial mahasiswa FE antara lain kerja bakti, penanaman pohon, pengobatan gratis, sumbangan sembako bagi keluarga kurang mampu. Hadir dalam acara tersebut adalah Dekan FE, para dosen, Mhs, dosen dan mhs Fak kedokteran Unwar, pejabat desa serta masyarakat setempat. Malam hari dilaksanakan kegiatan nonton bareng Joged Bumbung. Amenurut warga bahwa kegiatan seperti ini sangat perlu dilakukan karena dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan generasi muda. PD 3 FE Unwar menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun sebagai wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan tinggi terutama Dharma Pengabdian Masyarakat.Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 30 – 31 Oktober 2010. Suatu hal yang sangat membanggakan antara Perguruan Tinggi dengan Masyarakat setempat dapat membaur dalam melakukan aktifitas sosial di desa. Pengalaman praktis yang tidak didapatkan di bangku kuliah, bagaimana tatakrama pergaulan dimasyarakat, sungguh merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi kita.Alam desa yang masih alami, sejuk dan orangnya ramah masih melekat diingatan kita. Mandi disungai merupakan ingatan masa lalu. (Art.).

Kerangka Pemikiran Penelitian-I Made Artawan

KERANGKA_PEMIKIRAN PENELITIAN-Download disini

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.