Universitas Warmadewa (Unwar) menandatangani nota kesepahaman dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Bali tentang pembentukan Tax Center, Jumat (17/9) kemarin, bertepatan dengan Dies Natalis ke-26 dan Wisuda Sarjana ke-41. Nota kesepahaman tersebut ditandatangani langsung Kepala Kanwil DJP Bali Drs. Zulfikar Thahar, M.Sc. dan Rektor Unwar Prof. Dr. I Made Sukarsa, S.E., M.S.
Ketua Lembaga Konsultasi Bisnis (LKB) Fakultas Ekonomi Warmadewa Dra. I Dewa Ayu Rumini, M.M. usai penandatanganan nota kesepahaman menjelaskan, tax center bertujuan untuk mewujudkan kesadaran dan kepedulian masyarakat dalam bidang perpajakan. Program yang ditawarkan tax center meliputi lima bidang yakni pelatihan, konsultasi, sosialisasi, pendidikan dan penyuluhan.
Dikatakan Dewa Ayu Rumini, tax center dikelola langsung Fakultas Ekonomi melalui LKB. LKB juga melaksanakan kegiatan pelatihan perpajakan Brevet A dan B terpadu dan sampai saat ini telah menamatkan dua angkatan. Untuk angkatan ketiga akan dilaksanakan Oktober ini dan disusul dengan pelatihan perpajakan Brevet C awal tahun depan.
Dijelaskan, Brevet A khusus untuk pajak individu, Brevet B untuk pajak badan, sedangkan Brevet C untuk pajak orang asing. Pelatihan untuk Brevet A dan B dilaksanakan selama empat bulan. Para peserta pelatihan setelah lulus akan mendapatkan sertifikat. ”Instruktur dari pelatihan ini langsung dari kantor pajak,” jelasnya.
Dalam operasionalnya tax center ini menyasar lembaga pemerintahan, lembaga pendidikan, hotel berbintang, perusahaan daerah, perusahaan swasta dan masyarakat lainnya. Tax center, tambah Ketua Lembaga Konsultasi Bisnis (LKB) Fakultas Ekonomi Warmadewa I Dewa Ayu Rumini, juga siap membantu memberikan konsultasi gratis bagi masyarakat terkait dengan perpajakan. ”Jadi masyarakat bisa datang langsung dan kami siap membantu hingga penanganannya,” jelasnya.
Untuk pelatihan dilaksanakan setiap hari Sabtu dan Minggu. Peserta tinggal mengisi formulir dan melengkapi persyaratan lainnya. Sedangkan materi pelatihan disesuaikan dengan perkembangan terbaru perpajakan. Program pelatihan brevet ini berguna bagi praktisi yakni karyawan pemerintah maupun swasta yang berkecimpung di bidang pajak dan akuntansi juga kalangan akademisi. (031)
Filed under: Artikel