Susahkan Menjadi Pengusaha ????

KRISNA koranSUDAH menjadi budaya di kalangan Prodi Manajemen FE Unwar, tiap penerimaan mahasiswa baru diikuti dengan pengukuhan mahasiswa Jurusan Manajemen ke dalam wadah Forum Komunikasi (Fokus) Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Manajemen. Fokus angkatan ke-17, Sabtu (5/10) kemarin dikukuhkan oleh Kaprodi Manajemen I Made Artawan, S.E., M.M., di ruang auditorium Widya Sabha Utama Universitas Warmadewa Denpasar.

Kegiatan ini dibuka oleh Dekan FE Unwar I Gusti Lanang Tantra, S.E., M.Si. Acara Fokus HMJ Manajemen juga dihadiri oleh WD II Ni Ketut Sariani, S.E., M.M., WD III Drs. I Made Pulawan, M.M., dosen Jurusan Manajemen, HMJ Manajemen dan seluruh mahasiswa baru Manajemen yang berjumlah 314 orang.

Usai pengukuhan digelar kuliah umum dengan menghadirkan narasumber praktisi yang juga pengusaha muda Gusti Ngurah Anom sekaligus pemilik oleh oleh khas Bali “Krisna” dan Dr Christina Widya Utami salah satu dosen universitas Ciputra Surabaya, kuliah umum dipandu oleh I Wayan Gede Merta, S.E., M.Si. Kuliah umum mengambil tema ”Susahkah menjadi pengusaha”. Tema ini diambil, kata I Made Artawan, sangat terkait dengan standar kompetensi lulusan mahasiswa Jurusan Manajemen di bidang kewirausahaan.

Dikatakannya, mahasiswa Jurusan Manajemen dibekali dengan pengetahuan di bidang kewirausahaan melalui mata kuliah yang dikemas sedemikian rupa dalam kurikulum 146 SKS. Mereka juga dibekali dengan praktik melalui lab kewiraushaan dan lab baru Galeri Investasi.

I Made Artawan berharap banyak dari pembicara agar mau membagi ilmu tentang kewirausahaan praktis kepada mahasiswa Jurusan Manajemen. Di masa depan akan lebih banyak lagi didatangkan pengusaha-pengusaha sukses untuk berbicara di Jurusan Manajemen. Termasuk alumni Manajemen yang sukses ke kelas berbagi ilmu.

Made Artawan menjelaskan, Prodi Manajemen yang saat ini meraih akreditasi peringkat ”B” akan terus mengisi mahasiswa dengan ilmu-ilmu praktis kewirausahaan. Makanya dia mengatakan kegiatan ini selain diisi dengan pengukuhan mahasiswa baru masuk ke dalam HMJ juga memperkuat jalinan silaturahmi dan menumbuhkan rasa solidaritas kepada sesama mahasiswa Jurusan Manajemen. ”Bagaimana mahasiswa Jurusan Manajemen bisa saling berinteraksi untuk menumbuhkan semangat dalam melakukan kegiatan Tri Dharma PT di Jurusan Manajemen,” tegasnya.

Dekan FE Unwar, I Gusti Lanang Tantra, S.E., M.Si., saat membuka acara ini menyambut baik kegiatan ini karena sangat tepat melahirkan dan membangun jiwa kewirausahaan di kalangan generasi muda. Upaya ini pas dimulai dari kampus dengan harapan setelah jiwa kewirausahaan terbangun, dengan sendirinya gerak badan melakukan kewirausahaan akan muncul sendirinya. Hal ini sejalan dengan komitmen lembaga FE Unwar soal standar kelulusan mahasiswa FE khusus di Prodi Manajemen di bidang kewirausahaan.

Ke depan, I Made Artawan mengharapkan program dan komitmen ini mampu berkontribusi dalam mengembangkan kewirausahaan yang saat ini masih relatif rendah. Dengan demikian akan lahir banyak pengusaha muda yang tangguh, untuk mencapai target 5 juta pengusaha muda baru di Indonesia. Makin banyak pengusaha muda di Bali, kata dia, makin bagus. Dengan demikian makin banyak calon pengusaha muda, semakin banyak peluang sektor formal dan informal yang digarap. Sebab jika ingin maju, Indonesia harus memiliki minimal 20 persen pengusaha muda. (ad)

Kunjungan Fak. Ekonomi Universitas Tri Sakti Jakarta

10610668_10202212272583125_1418225718406579017_nSenin, 3 Nop 2014 Bapak Dekan FE Universitas Tri Sakti Jakarta Dr. Bambang Soedaryono, AK., MBA. berkunjung ke FE Univ Warmadewa. Rombongan dari Univ Tri Sakti adalah Dekan, WD I, II, III beserta kaprodi Manajemen, Akuntansi, dan IESP. Rombongan diterima langsung oleh Dekan FE Unwar Gusti lanang Putu Tantra beserta jajarannya di ruang sidang sri kesari mandapa Unwar. Hadir pula pada acara kunjungan tersebut adalah Kepala LPM Unwar Dr. Gede Suacana. Dalam acara kunjungan tersebut pihak Univ Tri Sakti sangat antosias sekali dalam mencari informasi tentang ISO yang telah di raih oleh Univ Warmadewa. Iso merupakan salah satu persyaratan jika perguruan tinggi mau melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi asing.

Univeritas Tri Sakti yang usianya jauh lebih tua dibanding Warmadewa belum meraih sertifikat ISO , ini harus belajar kepada warmadewa, ujar Dekan FE Tri Sakti. Banyak hal yang ditanyakan tentang proses pengajuan ISO sampai keluar sertifikat ISO. Ketua LPM selaku pihak yang berkepenten dalam pengajuan ISO di Warmadewa telah banyak memberikan jawaban tas semua yang ditanyakan terkait dengan ISO.

I Made Artawan  ketua Jurusan manjemen mengatakan bahwa dalam waktu yang tidak terlalu lama sebenarnya FE Unwar telah berkunjung lebih dulu ke Universitas Tri Sakti di jakarta. ketiaka berkunjung kesitu banyak hal yang didapatkan seperti kita diajak pertukaran mahasiswa. Kunjungan Universitas Tri Sakti ke FE Unwar di samping mencari informasi ttg iso juga merupakan kunjungan balasan.