Workshop Peninjauan Kurikulum KBK yang mengacu KKNI Jurusan Manajemen Berjalan Lancar

11888000_10203745413990702_2688641226892008944_nWorkshop peninjauan kurikulum KBK yang mengacu pada KKNI dilaksanakan pada hari Jumat-Sabtu, 28-29 Agustus 2015 oleh Jurusan manajemen. Workshop peninjauan kurikulum diikuti oleh seluruh dosen jurusan manajemen, dosen IESP, Wakil Dekan I seluruh fakultas, mahasiswa, Alumni, Kajur Akuntansi, dan pengguna lulusan. Acara workshop dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Ekonomi Unwar I Gst. Lanang Putu Tantra, SE, M.Si di ruang Theater Universitas Warmadewa. Kegiatan workshop ini mendapat dukungan penuh baik dari Dekan, Rektor maupun Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri provinsi Bali.

Dekan Fakultas Ekonomi Unwar I Gusti Lanang Putu Tantra, SE, M.Si dalam sambutannya mengatakan bahwa adanya kesenjangan kebutuhan tenaga kerja dengan pendidikan yang diberikan di perguruan tinggi. Terlebih dalam beberapa tahun ke depan rakyat Indonesia dituntut menjadi Masyarakat Ekonomis ASEAN (MEA). Dengan adanya materi ini para dosen di lingkungan FE Unwar, khususnya dosen Jurusan Manajemen tertuntut untuk mendidik hard skill dan soft skill mahasiswa agar dapat lulus sesuai kualifikasi nasional, sehingga mampu bersaing di perekonomian ASEAN nantinya.

Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia atau KKNI diharapkan akan mengubah cara melihat kompetensi seseorang, tidak lagi semata ijazah. Namun, melihat kerangka kualifikasi yang disepakati secara nasional sebagai dasar pengakuan terhadap hasil pendidikan seseorang secara luas yang akuntanbel dan transparan. Hal ini dikatakan Staf Ahli Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti), Ir. J. Endrotomo, MT selaku narasumber pada acara Workshop “Peninjauan Kurikulum KBK yang mengacu pada KKNI SN DIKTI” diselenggarakan oleh Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Unwar.

KKNI adalah kerangka penjenjangan kualifikasi kompetensi yang dapat menyandingkan, menyetarakan, dan mengintegrasikan antara bidang pendidikan dan bidang pelatihan kerja serta pengalaman kerja dalam rangka pemberian pengakuan kompetensi kerja sesuai dengan struktur pekerjaan di berbagai sektor. Kurikulum yang pada awalnya mengacu pada pencapaian kompetensi menjadi mengacu pada capaian pembelajaran (learning outcomes) imbuh Endrotomo.

I Made Artawan, SE, MM selaku Ketua Jurusan Manajemen yang nilai akreditasi prodi manajemen “B” mengatakan bahwa kurikulum itu adalah seperangkat rencana dan pengaturan baik mengenai isi, bahan kajian, cara penyampaian maupun penilaian yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran di Jurusan Manajemen. Disamping itu I Made Artawan Juga mengatakan bahwa kegiatan peninjauan kurikulum yang mengacu pada KKNI merupakan suatu keharusan yang dilakukan program studi, karena merupakan mandat undang-undang. Penetapan pemberlakuan kurikulum KBK yang telah mengacu pada KKNI akan dilaksanakan pada bulan September 2016.

Menurut I Made Artawan Pelaksanaan KKNI dilakukan melalui delapan tahapan yaitu melalui penetapan profil kelulusan, merumuskan learning outcomes, merumuskan kompetensi bahan kajian, pemetaan learning outcomes bahan kajian, pengemasan matakuliah, penyusunan kerangka kurikulum dan penyusunan rencana perkuliahan.
Demi meningkatkan kualitas lulusan perguruaan tinggi ada beberapa hal yang menjadi titik berat, yaitu learning outcomes, jumlah Satuan Kredit Semester (SKS), waktu studi minimum, mata kuliah wajib untuk mencapai hasil pembelajaran dengan kompetensi umum, proses pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa, akuntabilitas asesmen, dan perlunya surat keterangan pelengkap ijazah dan transkrip, imbuh Artawan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: