Revolusi Karakter Bangsa Demi Keberhasilan MEA

aMEA merupakan wujud kesepakatan dari negara-negara ASEAN untuk membentuk suatu kawasan bebas perdagangan dalam rangka meningkatkan daya saing ekonomi kawasan dengan menjadikan ASEAN sebagai basis produksi dunia serta menciptakan pasar regional bagi kurang lebih 600 juta penduduknya.

Upaya penguatan perguruan tinggi dalam menghadapi era global dan MEA diantaranya yaitu penguatan kelembagaan untuk pengakuan global, kerjasama antar perguruan tinggi, peningkatan wawasan, kompetensi, profesionalitas dan karakter lulusan yang tinggi dan peningkatan sarana-prasarana.

Ketercapaian keberhasilan MEA dapat terwujud bila mutu hidup manusianya meningkat. Meningkatkan mutu hidup manusia Indonesia melalui peningkatan mutu pendidikan dan pelatihan, melakukan revolusi karakter bangsa melalui kebijakan penataan kembali kurikulum pendidikan nasional, dapat terlihat melalui peningkatan mutu lulusan pendidikan tinggi.

Kualitas dan efektivitas riset, dan teknologi akan menjadi landasan penting bagi tercapainya peningkatan daya saing bangsa di era MEA. Hal tersebut yang menjadi pokok utama bahasan Menteri Nasir dalam acara yang dilaksanakan di Ruang Sidang Utama Rektorat, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sabtu, (14/5).
Era MEA, Tenaga Kerja Asing dipastikan akan membanjiri dunia kerja di indonesia. “Apa yang harus kita persiapkan untuk menghadapi tantangan ini? Salah satunya yang kita perhatikan ialah kualitas, kualitas Perguruan Tinggi dan lulusan”, ungkap Nasir.

Nasir juga menjelaskan tentang pentingnya akses masuk ke Perguruan Tinggi. “Untuk meningkatkan kualitas di dalam dunia kependidikan, kita harus memberikan kesempatan bagi mahasiswa-mahasiswa yang kurang mampu untuk berprestasi didalam dunia pendidikan dan jangan di beda-bedakan antara yang mampu dan kurang mampu”, tegasnya.

Disamping ketersiapan menghadapi MEA, Menteri Nasir berpesan bahwa kita sebagai bangsa yang kaya harus meningkatkan pengetahuan dan penelitian, contohnya di bidang nuklir, Indonesia harus bersaing dengan negara-negara lainnya di dunia sehingga dengan penelitian tersebut membantu untuk meningkatkan sumber energi di negara sendiri.

“Adapun yang kita miliki di Negara kita ini ada beberapa pulau terpencil yang belum diberi nama, bisa kita eksplorasi, kita bisa gunakan untuk proses penelitian yang kita manfaatkan untuk pengetahuan sumber daya di negeri kita ini”, tutup Nasir dalam paparannya di hadapan Ikatan Keluarga Alumni UNY.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: